KOMPAS.com - Singapura mulai membagikan perangkat pelacak kontak (contact tracing) berkemampuan Bluetooth, sebagai salah-satu langkah menghambat penyebaran virus corona. Gadget yang disebut TraceTogether itu merupakan alternatif dari aplikasi pelacak kontak dengan nama yang sama, yang disediakan pemerintah Singapura. Alat ini ditujukan bagi warga Singapura yang tidak memiliki smartphone, atau memilih tidak menggunakan aplikasi TraceTogether di smartphone mereka. Gadget tersebut berbentuk token yang memiliki kode QR, dan tidak perlu dicas karena memiliki baterai dengan daya tahan hingga sembilan bulan. Alat ini menggunakan sinyal Bluetooth yang disandingkan dengan perangkat token TraceTogether lain atau ponsel cerdas yang dibawa orang di sekitarnya.
Source: Kompas July 03, 2020 04:18 UTC