JawaPos.com – Pebulu tangkis ganda campuran Gloria Emanuelle Widjaja mengaku pasrah dengan keputusan Federasi Bulu tangkis Dunia (BWF) yang membatalkan turnamen Singapura Terbuka karena situasi pandemi Covid-19 yang masih mengkhawatirkan. Gloria memaklumi keputusan tersebut karena nyatanya situasi masih dalam keadaan yang tidak menentu. Tapi, kalau dibilang unfair, ya jelas ini unfair untuk saya dan atlet Asia yang lainnya,” ujar Gloria. Padahal, Singapura Terbuka dan Malaysia Terbuka yang terlebih dulu dibatalkan menjadi dua turnamen kunci bagi Hafiz/Gloria yang menentukan ganda campuran tersebut lolos kualifikasi Olimpiade. Kekecewaan juga dirasakan pelatih ganda campuran Pelatnas Cipayung, Richard Mainaky, dengan menyebut kedua pembatalan tersebut adalah kerugian besar bagi anak didiknya.
Source: Jawa Pos May 13, 2021 10:18 UTC