Sifat dan tingkat informasi yang berpotensi diakses masih dianalisa. REPUBLIKA.CO.ID, WELLINGTON -- Salah satu sistem data Bank sentral Selandia Baru dibobol peretas pada Ahad (10/1). Gubernur Bank Sentral Adrian Orr mengatakan, peretasan itu telah diatasi dan fungsi inti maupun kegiatan operasional perbankan tetap berjalan secara sehat. Orr menambahkan, sifat dan tingkat informasi yang berpotensi diakses masih dianalisa. Tapi, kemungkinan, beberapa informasi tersebut bersifat sensitif secara komersial dan pribadi.
Source: Republika January 10, 2021 10:41 UTC