TEMPO.CO, Jakarta - Sistem IT Manchester United lumpuh sudah lebih dari sepekan ini, karena adanya serangan dari hacker. Ahli cyber forensik dikerahkan untuk menemukan rahasia klub yang mungkin diambil peretas. Sebelumnya, dilaporkan bahwa peretas meminta tebusan jutaan pound sterling dari United agar informasi rahasia tidak bocor. Saat ini Man United masih keteteran dengan gangguan ini karena seluruh sistem email klub dinonaktifkan lebih dari sepekan setelah serangan itu. Baca juga: Manchester United, Liverpool, Real Madrid Bersaing Kejar Samuel ChukwuezeSeperti semua klub papan atas, United mengoperasikan sistem online yang dipesan lebih dulu berdasarkan data analisis dan video.
Source: Koran Tempo November 29, 2020 12:11 UTC