Saat itu Teman Ahok menyatakan akan berkumpul dan menggerakkan masa untuk mendatangi kantor Kedutaan Besar Singapura untuk Indonesia. "Itu hanya reaksi emosional kami, kami mohon maaf," katanya di Sekretariat Teman Ahok, Jakarta, Minggu, 5 Juni 2016. TEMPO.CO, Jakarta - Founder relawan Teman Ahok, Singgih Widyastono, meminta maaf atas reaksi emosional rekan-rekannya terkait pernyataan di sosial media. Menurutnya, jika KBRI di Singapura dengan cepat mengurus kepulangan kedua relawan, Teman Ahok tentu tidak akan bereaksi seperti itu. Relawan Teman Ahok menjadi panik karena kedua orang itu tidak bisa dihubungi.
Source: Koran Tempo June 05, 2016 13:07 UTC