Masyarakat yang merayakan hari valentine bukan sedang menghadapi problem sosial. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua PBNU, Sulton Fatoni, mengatakan bahwa sebenarnya perayaan hari valentine tersebut tidak perlu ditanggapi secara serius, karena valentine bukan masalah sosial ataupun agama yang fundamental. "Valentine Day tak perlu ditanggapi serius karena ia bukan problem sosial dan agama yang fundamental," ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (13/2). "Masyarakat yang merayakan Valentine Day bukan sedang menghadapi problem sosial dan agama, melainkan sebatas sedang ikutan budaya pop," ucap Sulton. "Biarkan saja, tak perlu disarankan dan tak perlu dilarang-larang.
Source: Republika February 13, 2018 10:07 UTC