Pemanfaatan kemasan ramah lingkungan ini juga dianggap dapat memberikan dukungan nyata bagi para pelaku ekonomi lokal, mulai dari kalangan petani daun pisang hingga para pengusaha kertas daur ulang, sebagaimana disampaikan Rizkiy dalam pernyataan resminya pada Jumat (10/4). Hal tersebut dinilai sebagai faktor pendorong bagi perubahan pola pikir konsumen yang kini mulai terbiasa menggunakan kemasan yang tidak lagi berbahan dasar plastik. Lebih lanjut, peran pemerintah dalam menyusun kebijakan pendukung, seperti pemberian stimulus atau insentif bagi UMKM yang berani beralih ke kemasan ramah lingkungan, dianggap sangat krusial. Masyarakat diharapkan bisa memulai langkah sederhana dengan cara meminimalisir pemakaian plastik, memakai kembali wadah yang ada, serta memilih alternatif bahan yang lebih hijau. Sebagai penutup, Rizkiy mengingatkan agar para pelaku usaha bersikap terbuka kepada pelanggan apabila terdapat penyesuaian harga jual akibat adanya perubahan pada biaya bahan baku kemasan.
Source: Jawa Pos April 11, 2026 06:32 UTC