TEMPO.CO, Jakarta - Pemain ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan heran dan mempertanyakan usaha Konfederasi Badminton Asia (BAC) dalam mengambil keputusan soal nasib seluruh turnamen bulu tangkis yang digelar di Asia yang berpengaruh pada penentuan tiket Olimpiade Tokyo. Hal tersebut disampaikan Mohammad Ahsan menanggapi penundaan dan pembatalan dua turnamen kualifikasi Olimpiade Tokyo, yakni Malaysia Open 2021 pada 25-30 Mei dan Singapore Open 2021, yang sedianya digelar pada 1-6 Juni. Tapi ini seharusnya tanggung jawab federasi badminton Asia (BAC), bagaimana usahanya untuk menyelenggarakan Kejuaraan Asia,” kata Ahsan kepada ANTARA di Jakarta, Jumat. Tak hanya itu, keputusan tersebut juga amat disayangkan karena masih banyak pemain Asia, termasuk Indonesia yang tengah berjuang mengumpulkan poin demi lolos Olimpiade Tokyo. Ahsan/Hendra menempati peringkat kedua klasemen pemain jelang Olimpiade Tokyo (Road to Tokyo) di bawah Marcus/Kevin.
Source: Koran Tempo May 14, 2021 22:51 UTC