Menurut dia, status WTP hanyalah laporan keuangan dan tidak menjamin peraih predikat WTP terbebas dari skandal korupsi. Namun, Andi mengaku tidak ingin menyamaratakan seluruh lembaga terkait kasus suap demi meraih predikat WTP. Dia menjelaskan, masyarakat tidak berhak memukul rata seluruh lembaga yang mendapat WTP melakukan hal serupa, seperti yang dilakukan Kemendes. "Tapi kita tetap perlu khawatir terhadap pemberian status WTP ini," kata dia. Menurut dia, terjadinya kasus suap ini tidak boleh disangkutpautkan kepada semua aparat atau lembaga negara.
Source: Republika May 29, 2017 07:07 UTC