Dua senapan dan pistol tangan dibeli oleh Paddock dari toko Discount Firearms and Ammo di Las Vegas pada transaksi berbeda pada November dan Desember 2016.DIANE DESOBEAU/AFPTV/AFPTEMPO.CO, Jakarta - Pelaku penembakan massal Stephen Paddock, 64, sempat memiliki sejumlah apartemen yang disewakan. Menurut Todd Franks, seorang broker properti di Dallas, Stephen memiliki perhatian detil atas setiap penyewa apartemennya. Dia, menurut Eric Paddock yang merupakan adiknya, berpindah kerja menjadi penjual properti karena merasa kurang puas dengan penghasilannya sebelumnya. Stephen lalu menjajal sebagai penjual properti di kawasan miskin di Los Angeles dan ternyata dia mulai bisa mendapatkan uang. Stephen Paddock melakukan penembakan massal dari kamar hotelnya di lantai 32 Hotel Mandala Bay Resort and Casino pada 1 Oktober 2017.
Source: Koran Tempo October 09, 2017 00:22 UTC