Begitu pula rupiah, menguat terhadap USD alias dolar Amerika Serikat (AS). Salah satu pemicu membaiknya IHSG dan nilai tukar rupiah adalah stimulus ekonomi AS yang diloloskan oleh Senat setelah disetujui Presiden Donald Trump. Perry menegaskan, pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini tidak berpengaruh banyak terhadap inflasi Maret. Ekonom Indef Bhima Yudhistira menuturkan, penguatan nilai tukar rupiah dipicu sentimen eksternal. Sementara itu, IHSG menguat 72 poin atau 1,6 persen ke posisi 4.411,56 sejak perdagangan dibuka pukul 09.00.
Source: Jawa Pos March 28, 2020 16:10 UTC