TEMPO.CO, Surabaya – Kasus pelecehan seksual oleh perawat Rumah Sakit National Hospital Surabaya terhadap pasien memasuki babak baru. Tersangka Zunaidi meminta pencabutan sebagian pernyataan tersangka dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Markas Polda Jawa Timur. Pencabutan keterangan itu disampaikan oleh keluarga tersangka ZA dalam audiensi dengan Kepala Polisi Daerah Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin pada Senin sore, 5 Februari 2018. Baca: Polisi Ungkap Kronologi Pelecehan Seksual di RS National HospitalZunaidi dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap pasien perempuan berinisial W. Dalam rekaman video berduratasi 52 detik yang viral di media sosial, W terlihat marah sambil menangis kepada Zunaidi. Zunaidi di dalam rekaman video mengangguk berkali-kali tanda mengakui tuduhan korban.
Source: Koran Tempo February 06, 2018 22:52 UTC