KOMPAS.com - Interaksi orang di Facebook terhadap situs berita yang secara rutin mempublikasikan misinformasi melonjak pada kuartal ketiga 2020 dibandingkan sebelum Pemilu Amerika Serikat pada 2016. Penelitian itu mengumpulkan data dari NewsWhip berupa interaksi orang, dilihat dari suka (likes), komentar (comments), dan berbagi (shares) atas posting Facebook yang menautkan situs berita. Pertama, produsen konten palsu, yang berulang kali mempublikasikan konten yang terbukti palsu. Penelitian menyebut tingkat interaksi orang dengan artikel dari produsen konten palsu melonjak 102 persen sejak menjelang pemilu AS 2016 hingga kuartal III tahun ini. Namun, popularitas manipulator berkembang pesat melebihi produsen konten palsu.
Source: Kompas October 25, 2020 04:07 UTC