KOMPAS.com - Kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia pada Juli - Oktober 2015 kerap dinyatakan terparah sepanjang sejarah, lebih parah dari kebakaran tahun 1997. Studi yang dilakukan oleh ilmuwan di Harvard University dan Columbia University mengungkap bahwa kabut asap sebagai dampak kebakaran hutan tahun lalu membunuh lebih dari 100.000 orang. Namun demikian, studi awal itu bisa menjadi panggilan untuk Indonesia agar menyikapi masalah kebakaran hutan dengan serius. Studi menganalisis kematian akibat kebakarn hutan berdasarkan cakupan wilayah serta hanya mempertimbangkan dampak yang mungkin ditimbulkan oleh partikel PM 2,5. Kematian di Indonesia diprediksi 91.600.
Source: Kompas September 19, 2016 12:33 UTC