Minggu, 31 Juli 2016 | 13:58 WIBIlustrasi pembunuhan menggunakan benda tajam. Setelah masuk, dua pelaku lantas menuju kamar kemudian membacok Halifi dan Muhliyah yang tengah tertidur pulas. Menurut Anis, sapaan Anisullah, penyerangan brutal itu terjadi Minggu dinihari, 31 Juli 2016, sekira pukul 02.00. "Selain lampu rumah redup, pelaku memakai penutup wajah," kata Halifi, seperti ditirukan Kepala Polres Bangkalan Ajun Komisaris Besar Anisullah M. Ridha. Kepada penyidik Kepolisian Resor Bangkalan, suami-istri asal Desa Prancak, Kecamatan Sepuluh, itu mengaku tidak mengenali penyerang yang menggunakan celurit.
Source: Koran Tempo July 31, 2016 06:56 UTC