Ismail dan Robin merupakan dua dari tujuh awak kapal yang saat ini disandera Abu Sayyaf, pada Senin, 20 Juni 2016 lalu. Keduanya masih terus menunggu kabar dari perusahaan tempat mereka bekerja, juga dari pemerintah, dan memantau pemberitaan media. "Kalau dizinkan bertemu, paling pertama saya akan memeluk suami saya, tak peduli meski banyak orang," kata Siti. "Saya ingin sekali ketemu suami saya, tapi belum ada kabar kami dibolehkan bertemu. Pemerintah melalui perusahaan belum mengizinkan keluarga yang di Samarinda bertolak ke Balikpapan.
Source: Koran Tempo June 25, 2016 21:56 UTC