REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada 20 Agustus 2020, umat Islam memasuki tahun baru Hijriyah atau 1 Muharram 1442 Hijriyah. Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam menyampaikan bahwa tahun baru Hijriyah substansinya transformasi atau berubah ke arah yang lebih baik. Prof Kamaruddin menyampaikan, di momen tahun baru Hijriyah ini umat Islam perlu bersyukur dan melakukan langkah-langkah terbaik untuk hari esok yang lebih baik. Saat ini umat Islam memasuki tahun baru 1442 Hijriyah di masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Prof Kamaruddin mengingatkan, kalau umat Islam ingin melaksanakan kegiatan seremonial atau aktivitas terkait tahun baru Hijriyah, harus tetap menyadari sekarang sedang berada pada masa pandemi Covid-19.
Source: Republika August 21, 2020 18:00 UTC