REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Tokyo Shoko Research diketahui lebih dari setengah perusahaan-perusahaan di Jepang menganggap Olimpiade Tokyo, yang diundur di tahun ini menjadi 2021, harus dibatalkan atau kembali ditunda. Penilaian tersebut berkaitan dengan situasi terkini di Jepang yang mencatatkan kenaikan kembali jumlah pasien yang menderita Covid-19. "Dengan berakhirnya penyebaran jumlah infeksi yang tidak terlihat di berbagai kawasan, pandangan perusahaan terpecah antara yang setuju dan tidak setuju untuk mengadakan olimpiade pada 2021," kata perwakilan peneliti dalam sebuah laporan yang dilansir Reuters, Jumat (21/8). Dari perusahaan yang disurvei, sebanyak 22,5 persen ingin Olimpiade Tokyo diadakan sesuai rencana, sementara 18,4 persen mengatakan agenda harus diadakan dengan lebih sedikit penonton, dan sebanyak 5,3 persen mengatakan olimpiade harus diadakan tanpa penonton. Jajak pendapat tersebut dilakukan melalui iInternet antara akhir Juli dan awal Agustus.
Source: Republika August 21, 2020 16:07 UTC