Suha Arafat dan suaminya Yasser Arafat, pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina atau PLO. [NBC]TEMPO.CO, Jakarta - Suha Arafat, istri mendiang Yasser Arafat yang memimpin organisasi pembebasan Palestina atau PLO memohon maaf kepada Uni Emirat Arab atas unjuk rasa warga Palestina yang membakar bendera UEA dan menghina simbol negara itu. Unjuk rasa di Palestina terjadi pada hari Jumat, 21 Agustus 2020 menanggapi normalisasi hubungan Israel dengan UEA. Suha Arafat menggungah foto pertemuan suaminya Yasser Arafat dengan pemimpin UEA Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan. "Perbedaan pendapat tidak merusak persahabatan," tulis Suha Arafat.
Source: Koran Tempo August 23, 2020 09:11 UTC