Saat petugas sampai di lokasi, para penambang sudah tidak lagi berada di lokasi. Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi menuturkan, untuk menjangkau lokasi PETI, pihaknya sangat kesulitan. “Kami juga gunakan alat bantu Drone untuk menentukan lokasi PETI yang masih aktif," ungkapnya seperti dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Minggu (25/2). Sayang upaya mereka kalah cepat, sehingga para pekerja di lokasi sudah lebih dahulu kabur. Dia menegaskan, pihak kepolisian akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat terutama melalui peran Bhabinkamtibmas untuk tidak melakukan aktivitas PETI.
Source: Jawa Pos February 24, 2018 21:22 UTC