’’Pertama, kami cek saldo dari anggota Program Keluarga Harapan (PKH) yang mau ambil beras dulu,’’ kata Suparmi sambil memencet-mencet mesin gesek itu. Dia tinggal menginput jumlah beras yang mau diambil anggota PKH. Suparmi menjadi anggota penerima bantuan beras untuk rakyat miskin (raskin) sejak 1999 bersama puluhan warga Sidosermo lainnya. Pada tahun ini, Kemensos berencana menerapkan program beras untuk keluarga sejahtera (rastra) sebagai pengganti raskin. Benar saja, tak lama kemudian, tim pendamping PKH mendatangi Suparmi dan memberi tahu bahwa rumahnya terpilih menjadi prototipe e-warung.
Source: Jawa Pos February 12, 2017 23:15 UTC