Psikiater dr.Lahargo Kembaren, SpKJ yang juga Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS.dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor dan RS Siloam Bogor menerangkan, ditemukan gejala cemas, depresi, dan trauma psikologis merupakan masalah psikologis yang terbanyak. Dalam laman resmi WHO, baru-baru ini juga dikeluarkan pedoman baru yang merekomendasikan serangkaian intervensi psikososial untuk meningkatkan kesehatan mental dan mencegah kondisi kesehatan mental di kalangan remaja, usia 10-19 tahun. Perhatian khusus diberikan kepada remaja yang berisiko tinggi dan mengalami gangguan mental atau menyakiti diri sendiri karena terpapar masalah. Kesehatan mental yang buruk pada masa remaja merupakan salah satu dari sejumlah faktor yang mempengaruhi perilaku pengambilan risiko. Remaja perempuan dua kali lebih mungkin terkena gangguan mental dibandingkan remaja laki-laki.
Source: Jawa Pos October 11, 2020 04:00 UTC