Satu masalah lain adalah jumlah warga Jepang yang berstatus "jomblo" semakin banyak. Alhasil, menurut survei yang hasilnya dirilis pekan lalu, sebanyak 42 persen pria dan 44,2 persen perempuan Jepang mengaku masih berstatus perawan. Lembaga ini mencatat sejak survei tentang hubungan asmara dan seks ini digelar pada 1987 jumlah laki-laki dan perempuan Jepang yang tidak menikah sudah sangat tinggi. Pada tahun yang sama, jumlah anak dari pasangan suami istri Jepang yang sudah menikah selama 15-19 tahun mencapai rekor terendah sepanjang sejarah. Survei ini dilakukan pada Juni tahun lalu dengan mewawancarai 8.754 orang lajang dan 6,598 pasangan suami istri di seluruh Jepang.
Source: Kompas September 18, 2016 10:18 UTC