Hasilnya, menunjukkan bahwa responden yang sudah menikah lebih mementingkan keamanan kerja dan keuntungan perusahaan yang dermawan. Sedangkan responden belum menikah memprioritaskan pelatihan, peluang pengembangan pekerjaan dan peningkatan karier. Hal ini dibuktikan dengan perusahaan yang memberikan 'peluang pelatihan dan pengembangan pekerjaan' sebagai atribut yang paling mereka sukai. Responden yang sudah menikahKomitmen keluarga, membuat responden yang sudah menikah memilih pekerjaan jangka panjang yang aman. Dibandingkan dengan responden yang sendiri, responden sudah menikah memberi peringkat 'kesempatan pelatihan dan pengembangan pekerjaan' sebagai atribut ke-3 yang paling disukai.
Source: Jawa Pos September 26, 2018 09:33 UTC