TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei daring Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Ekonomi (P2E) menunjukkan lebih dari 94 persen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mengalami penurunan penjualan akibat dampak pandemi Covid-19. "Sekitar 94,7 persen mengalami penurunan penjualan. Adapun dilihat dari penurunan penjualan menurut skala usaha, Agus menjelaskan mayoritas usaha mikro, ultra-mikro dan menengah paling besar terkena dampak. Begitu pula berdasarkan lama usaha di mana usaha dalam rentang 0-5 tahun mengalami penurunan penjualan yang cukup dalam. Terkait struktur biaya UMKM, Agus menjelaskan biaya produksi ternyata tetap atau bahkan meningkat selama pandemi.
Source: Koran Tempo June 29, 2020 06:22 UTC