TNI dan Polri Inisiasi Perdamaian di Jazirah LeihituMinggu, 06 Agustus 2017 | 14:09 WIBDanjen Kopassus, Mayjen TNI Doni Monardo (kanan) saat acara syukuran HUT ke-63 Kopassus di Cijantung, Jakarta, 29 April 2015. Tempo/Dian Triyuli HandokoTEMPO.CO, Ambon – “Mari Katong Jaga Perdamaian di Negeri Jazirah Leihitu,” yang artinya mari kita jaga perdamaian di Negeri Jazirah Leihitu, merupakan tema kegiatan silaturahmi TNI dan Polri bersama seluruh masyarakat Jazirah Leihitu, yakni Desa Mamala, Desa Morela, Desa Wakal, Desa Hila, Kaitetu, Desa Hitu lama, Hitu Mesing, Desa Seith, Desa Ureng, Desa Negeri Lima, serta Desa Ureng, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu, 5 Agustus 2017. Berbagai kegiatan berpusat di Desa Hila, di antaranya lomba puisi, lomba menyanyi yang diikuti seluruh siswa-siswi sekolah tingkat SD, juga serangkaian lomba antar-pemuda desa, yakni lomba panjat pinang, lomba bakiak, lomba tarik tambang, dan lomba egrang. Pasalnya konflik antar-desa yang sebelumnya pernah terjadi antara Desa Mamala dan Morela, Desa Hitu dan Desa Wakal, dan Desa Seith serta Negeri Lima supaya terjadi rekonsiliasi antardesa yang bertikai itu dapat berlangsung. Tak hanya bagi masyarakat, menjalin hubungan masyarakat dan aparat keamanan sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan semakin baik.
Source: Koran Tempo August 06, 2017 07:07 UTC