"Inisiasi pendirian bank sampah logam ini dilatarbelakangi adanya potensi logam yang cukup besar pada wilayah ini. Belum adanya literasi dan informasi mengenai pengelolaan sampah logam, kata dia, mengakibatkan belum adanya pengelolaan lanjutan pada sampah logam yang dihasilkan oleh rumah makan pemancingan di wilayah desa Janti. "Inisiasi pendirian bank sampah logam ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai teknis pengelolaan sampah logam, manajemen pengelolaan sampah logam, dan pemberdayaan ekonomi warga desa Polanharjo melalui penjualan sampah logam," kata Rika menambahkan. Pada tahapan edukasi masyarakat di wilayah desa Janti diinformasikan mengenai potensi sampah logam dan tata cara pengelolaan sampah logam. Dukungan yang diberikan oleh tim pengabdian UPNVY pada program ini berupa alat-alat pendukung kegiatan bank sampah berupa timbangan logam, tempat penyimpanan sampah logam, dan kelengkapan administrasi pendukung.
Source: Republika November 03, 2020 10:03 UTC