JAKARTA, KOMPAS.com - Haryanto, pengemudi Grand Livina yang menabrak lima kendaraan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Jumat (28/12/2018), diduga mengalami hipertensi. Kanit Laka Lantas Jakarta Utara AKP Sigit Purwanto mengatakan, penyakit hipertensi yang dialami Haryanto baru sebatas dugaan. Baca juga: Tabrak Lima Mobil di PIK, Pengemudi Grand Livina TewasIa pun belum bisa memastikan penyebab kematian Haryanto, sebab hasil otopsi belum keluar. "Kalau kami sebagai penyidik enggak bisa menentukan itu (penyebab kematian), yang bisa menentukan, kan, dokter," ujarnya. Sigit menuturkan, Haryanto ditemukan tewas di dalam mobil setelah menabrak lima mobil dengan kondisi mengalami luka patah kaki sebelah kiri.
Source: Kompas December 28, 2018 12:11 UTC