JawaPos.com – Produsen tahu dan tempe, menghentikan produksi pembuatan makanan berbahan pokok kedelai itu sejak awal tahun 2021. Atas hilangnya stok tahu dan tempe itu, beberapa Konsumen di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan hilangnya salah satu makanan favorit tersebut. Konsumen lainnya, Windy,27, mengaku sudah dua hari terakhir tidak berjualan gorengan tempe dan tahu isi. Baca juga: Aksi Mogok Pengrajin Tahu dan Tempe di Jabodetabek Berakhir MingguWindy mengaku mengalami penurunan pendapatan hingga separuh dari biasanya sejak tahu dan tempe hilang dari pasaran. Ada sekitar 5.000 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi tahu dan tempe, sepakat untuk mogok produksi,” katanya.
Source: Jawa Pos January 03, 2021 12:26 UTC