REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air kembali bercerai usai beberapa waktu lalu menyatakan rujuk kembali. "Garuda dan Sriwijaya tadi kita sudah sepakat di tandatangani kerja samanya akan selama tiga bulan ke depan. Kuasa hukum sekaligus Shareholder Sriwijaya Air, Yusril Izha Mahendra menjelaskan kembali berseterunya kedua maskapai ini karena dominasi Garuda dalam urusan teknis Sriwijaya. Yusril mencontohkan perawatan pesawat yang ditangani Garuda via Garuda Maintenance Facility malah membuat ongkos operasional hingga nominal utang Sriwijaya membengkak. Ia juga menambahkan perjanjian sementara Garuda dan Sriwijaya yang disepakati 31 Oktober 2019 lalu akan diperpanjang tiga bulan ke depan.
Source: Republika November 07, 2019 18:21 UTC