KOMPAS.com - Produk rokok elektronik diklaim sebagai alternatif yang lebih sehat dari rokok tembakau. Rokok elektronik atau vape sama sekali tidak menyelesaikan masalah karena juga mengandung nikotin dan karsinogen sehingga sama berbahayanya dengan rokok konvensional. Dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti dari Jerman disebutkan, mengisap rokok konvensional dan vape nikotin sama-sama memperburuk kesehatan jantung dan paru. "Tak perlu diragukan lagi bahwa berhenti merokok adalah cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit pernapasan dan penyakit kardiovaskular yang dipicu oleh rokok," kata Thomas Munzel, dokter jantung dan ketua penelitian. "Walau rokok elektronik terlihat kurang berbahaya dibanding rokok tembakau, tapi ada banyak bukti yang menyebutkan efek sampingnya pada jantung, paru, dan pembuluh darah.
Source: Kompas June 28, 2020 04:41 UTC