REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Satu-satunya pembangkit listrik di Gaza mati karena kekurangan bahan bakar, Ahad (16/4). Awalnya, pemadaman listrik dilakukan untuk mengatasi kekurangan bahan bakar. Karena, bahan bakar habis dan tidak ada dana yang masuk. Dua faksi ini terlibat sengketa terkait pajak impor bahan bakar di perbatasan. Kepala penyedia energi Samir Metir mengatakan, bahan bakar yang dibeli pada Januari sudah habis.
Source: Republika April 17, 2017 05:26 UTC