JawaPos.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) di masa kepemimpinan Nadiem Makarim kerap menimbulkan polemik. Pengamat dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji menyampaikan, timbulnya kegaduhan demi kegaduhan yang tiada henti pada kebijakan-kebijakan pendidikan ini muncul karena kurangnya koordinasi. “Berbagai kegaduhan tersebut muncul karena tidak adanya kajian akademis, tidak adanya pelibatan publik, dan tidak adanya uji publik dalam proses penyusunan kebijakan-kebijakan tersebut,” ungkap dia kepada JawaPos.com, Selasa (4/5). “Ditambah dengan komunikasi publik yang teramat sangat buruk, elitis, dan satu arah membuat kondisi menjadi semakin parah, khususnya dimata para insan pendidikan,” sambungnya. “Jika kondisi ini tidak dibenahi secara terstruktur, sistematis, dan masif maka sampai 2024 urusan pendidikan akan selalu dipenuhi dengan kegaduhan, klarifikasi, dan revisi,” jelasnya.
Source: Jawa Pos May 04, 2021 04:30 UTC