REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak semua pengguna motor yang menongkrong di sejumlah titik di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, adalah berandalan bermotor. "Perlu dijelaskan bahwa mayoritas yang nongkrong di jalan adalah club motor dan komunitas motor," ujar dia. Sesuai aturan dari Kapolres, Andris mengatakan, komunitas yang dipimpinnya akan membubarkan diri setelah pukul 23.00 WIB demi menjaga kondisi yang kondusif. Berbeda dengan club motor, yang memiliki naungan dan aturan yang hampir sama dalam satu wadah club. Dengan penjelasan tersebut, Andris tidak ingin pengendara motor yang nongkrong disamakan dengan geng motor atau berandalan bermotor.
Source: Republika January 09, 2017 11:05 UTC