Namun, ribuan kapal bantuan yang diharapkan mampu mendongkrak produksi perikanan nasional tersebut terancam mangkrak sia-sia lantaran spesifikasi kapal yang tidak sesuai dengan kebutuhan nelayan di lapangan. JawaPos.com – Sejumlah kelompok nelayan tradisional di Indonesia mendapat bantuan berupa 3.500 unit kapal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Seperti yang terjadi kepada kelompok nelayan pantai selatan di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menolak bantuan kapal nelayan dari KKP karena bobot dan ukuran kapal yang terlalu besar, yakni di atas tiga gross ton (GT). Dengan kapal sebesar itu, ongkos yang dikeluarkan nelayan untuk mengoperasikan kapal jadi membengkak. Kasus yang dimaksud Marthin yakni program bantuan kapal penangkap ikan berukuran diatas 30 GT atau yang dikenal dengan sebutan Inka Mina kepada nelayan pada 2014 silam.
Source: Jawa Pos July 09, 2016 01:30 UTC