Takmir Masjid menolak penyalahgunaan fungsi masjid sebagai sasaran politik praktis. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pengurus masjid se-Jakarta menggelar silaturahmi dan pertemuan bersama di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Koordinator Forum Silaturahmi Takmir Masjid se-Jakarta (FSTM) Husni Mubarok Amir mengatakan saat ini marak ceramah berisikan hasutan, ujaran kebencian terhadap pemerintah di dalam masjid. "Kita yakin Bawaslu bukan intervensi kepada masjid tetapi memberi batasan tidak boleh masuk ranah kampanye di masjid, bahkan Bawaslu mau bikin modul kita terima, asal dibikin modul orang profesional," ungkapnya. Islam tidak menafikan gerakan politik yang dirajut dari masjid ke masjid, namun tentunya politik untuk kemashlahatan umat dan kebaikan bagi negara.
Source: Republika February 22, 2018 13:52 UTC