TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Taliban setuju untuk mengizinkan sekitar 200 warga negara Amerika Serikat dan WNA lainnya yang masih tertinggal di Afghanistan, untuk angkat kaki dari negara itu. Kabar tersebut disampaikan oleh utusan khusus pemerintah Amerika Serikat untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad. Dia mengungkap Taliban sudah ditekan agar mengizinkan WNA yang masih ada di Afghanistan meninggalkan negara itu. Seorang wanita melintas di antara pemberontak Taliban yang memblokir jalanan menuju Bandara Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, 27 Agustus 2021. REUTERS/StringerJika tidak ada aral melintang, warga negara Amerika Serikat dan WNA yang masih ada di Afghanistan, bisa meninggalkan negara itu pada Kamis, 9 September 2021 waktu setempat.
Source: Koran Tempo September 09, 2021 06:00 UTC