JawaPos.com – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Islam (MUI) Din Syamsuddin menyesalkan terjadinya peristiwa perusakan rumah ibadah dala kerusuhan di Tanjung Balai Sumatera Utara. Apa pun alasannya, tutur mantan ketua umum PP Muhammadiyah itu, perusakan rumah ibadah sama sekali tidak dapat ditoleransi. Kita kuat karena berbeda,” ujar JK di sela-sela menghadiri musyawarah masyarakat adat Batak di tepi Danau Toba, Parapat, Sumut, kemarin. Apalagi di Sumatera Utara ini. ”Tindakan ini tidak dibenarkan agama apa pun,” tegasnya.
Source: Jawa Pos July 31, 2016 00:56 UTC