Yusri memandang modal pembangunan smelter bisa dihimpun dari konsorsium badan usaha milik negara (BUMN) tambang dan dana pensiun. Menurut Yusri, dengan dibangunnya smelter, hasil tambang dari perusahaan tambang asing dan nasional yang tidak mempunyai smelter juga bisa masuk dan diolah oleh smelter yang dimiliki BUMN. Yusri menuturkan keuntungan lainnya adalah smelter milik negara akan mampu menguak berapa sebenarnya hasil kandungan mineral berharga yang ditambang oleh Freeport, Newmont, ataupun perusahaan tambang asing lain. Ia pun menduga Freeport berdalih tidak bisa membangun smelter karena alasan ekonomi dan bukan bidang keahlian mereka. Sebab, ia meyakini Freeport tak akan membangun smelter karena akan membuka persentase emas, perak, tembaga, dan mineral berharga lainnya dari setiap ton konsentrat yang dihasilkan.
Source: Koran Tempo March 14, 2017 03:47 UTC