Yulianti Fajar Wulandari selaku humas Asosiasi Museum Indonesia (AMI) DKI Jakarta Paramita Jaya memaparkan bahwa di tengah kondisi Covid-19 ini, mau tidak mau menuntut berbagai pihak tidak terkecuali praktisi humas dalam menyajikan ruang informasi bagi publik dalam bentuk media online. “Sebelum mengetahui efek apa yang dapat ditimbulkan dari digital campaign, sebaiknya ketahui dahulu apa perbedaan digital ampaign dan propaganda. Kepala Prodi Hubungan Masyarakat, Ita Suryani, mengatakan bahwa kegiatan yang sedianya diperuntukkan bagi mahasiswa semester tiga prodi Humas kampus UBSI ini menjadi salah satu agenda wajib dan rutin untuk diikuti oleh mahasiswa. “Tidak hanya sebagai prasyarat lulus dalam mata kuliah workshop, kegiatan ini juga dimaksudkan agar membuka wawasan mahasiswa melalui pemaparan dari praktisi humas. Salah satu peserta Digital Campaign kampus UBSI, Aninditya, berharap ke depannya, museum yang ada di Indonesia khususnya di Jakarta dapat menyediakan ruang yang Instagramble bagi milenial.
Source: Republika October 24, 2020 07:41 UTC