JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2021 diproyeksikan mencapai angka 4,5 sampai 5,5 persen. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pun mengungkapkan alasannya kenapa pemerintah dan Jokowi yakin akan hal tersebut. Malaysia itu minus 17,1 persen, Filipina 16,5 persen, Singapura 12,6 persen, kita 5,3,” jelasnya dalam diskusi online FMB9, Sabtu (15/8). Erick juga menilai bahwa keputusan presiden untuk tidak melakukan lockdown adalah langkah yang tepat karena tidak membuat pergerakan ekonomi berhenti secara menyeluruh. Kalau bangsa luar percaya, masa kita pesimis, makanya kita menargetkan 4,5 sama 5,5 pertumbuhan di 2021,” sambungnya.
Source: Jawa Pos August 15, 2020 06:04 UTC