Kepala Team Jaguar Inspektur Satu Winam Agus mengatakan, pihaknya kerap menemukan orang-orang yang dinilai membutuhkan bantuan, mulai dari pengamen hingga remaja-remaja putri yang dikenal dengan istilah cabe-cabean. "Ada ibu-ibu yang pengen ke pasar enggak ada kendaraan, kami antarkan, atau pengamen yang terlalu malam kami pulangin. Team Jaguar dibentuk pada akhir tahun 2014. Setiap anggota Team Jaguar dilatih kemampuan yang sama dalam hal tempur jarak dekat dan teknis penggerebekan. Lihat juga: Patroli Malam, Team Jaguar Polresta Depok Ternyata Tak Miliki Anggaran
Source: Kompas May 29, 2017 21:00 UTC