Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah menuturkan, di tengah kondisi industri yang disruptif dan penuh tantangan, Telkom mencatatkan laba bersih Rp 18,66 triliun. Dalam rangka mengantisipasi perkembangan industri yang disruptif, Ririek menyampaikan pihaknya melakukan pengembangan tiga perspektif domain bisnis digital. Mereka antara lain digital connectivity, digital platform, dan digital service. Layanan konektivitas digital Telkom tersedia melalui jaringan serat optik backbone domestik Indonesia Digital Network yang telah terhubung dari Sabang hingga Merauke. Selanjutnya produk-produk layanan digital akan dikembangkan secara selektif, termasuk melalui akuisisi maupun kemitraan yang didukung secara sinergis oleh digital platform dan digital connectivity.
Source: Jawa Pos May 27, 2020 14:59 UTC