JawaPos.com - Empat orang kader PDIP disebut-sebut menerima duit panas dari proyek kasus pengadaan KTP elektronik (e-KTP). Sebagaimana diketahui beberapa nama kader PDIP yang ketika duduk di kursi DPR disebut-sebut menerima uang panas e-KTP. Mereka kini ada masih menjadi anggota DPR dan ada juga di jabatan lain, seperti Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) diduga menerima USD 520 ribu, Yasonna Laoly (Menteri Hukum dan HAM), menerima USD 84 ribu. Namun demikian, imbuhnya, yang bersangkutan diminta untuk mengklarifikasinya di ruang persidangan kasus e-KTP yang kini telah berjalan di pengadilan Tipikor Jakarta. Masih dalam kesempatan itu, Arteria memastikan PDIP tidak akan tersandera dengan kasus korupsi ini.
Source: Jawa Pos March 11, 2017 05:35 UTC