"Jika Anda tak setuju dengan saya tak apa, tapi tolong berhenti mengatakan saya berbohong atau saya memiliki moif tak jujur atau curang," katanya kepada wartawan. REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Menanggapi dirilisnya laporan terkait keterlibatan dirinya dalam perang di Irak tahun 2003, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair mempertahankan 'warisan kebijakannya'. Menurut Blair keputusannya untuk membawa Inggris terlibat dalam perang Irak merupakan hal yang paling sulit, penting dan keputusan yang menyiksa baginya. Sementara laporan menuduh Blair berbohong karena membesar-besarkan laporan intelijen untuk terlibat dalam perang. Dalam enam tahun lebih dari 150 ribu warga sipil Irak dan 179 tentara Inggris tewas.
Source: Republika July 07, 2016 04:30 UTC