JawaPos.com - Meski mendapatkan teror ketika tampil di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Minggu (8/10), Persigo Semeru FC tak akan melaporkan Kalteng Putra ke PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi. Semeru FC berhasil mencuri satu poin di Palangka Raya. Karena kondisi yang tidak kondusif, Semeru FC dan perangkat pertandingan harus dievakuasi menggunakan kendaraan taktis (rantis) barracuda ke Polres Palangka Raya. Meski mendapat perlakuan tidak mengenakkan di Palangka Raya, Semeru FC memutuskan untuk tidak membuat laporan tertulis ke PSSI dan PT LIB. Meski tidak akan melaporkan kejadian itu ke PSSI dan PT LIB, pihak Semeru FC berharap ada investigasi terkait kejadian di Palangka Raya.
Source: Jawa Pos October 09, 2017 06:56 UTC