Betapa tidak, ternyata Kapal Wanderlust menjadi buruan dari empat negara lain. Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari menyebut, kapal pesiar Wanderlust yang digunakan pelaku membawa sabu-sabu satu ton ternyata telah diburu di empat negara berbeda. "Yang jelas negara-negara yang dilintasi ini memang sudah diinformasikan bahwa akan ada pengangkutan narkoba ke Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. Nah itu negara yang dilintasi semua termasuk Myanmar," papar Arman di Polda Metro Jaya, Kamis (20/7)Diterangkannya, kapal Wanderlust ini memang tak bisa berdiam di satu tempat. "Kalau mereka (pecandu) masih butuh, membeli dan mencari, maka permintaan akan selalu ada, tentu suplai akan selalu ada," tukas dia.
Source: Jawa Pos July 20, 2017 07:30 UTC