Times of IslamabadTEMPO.CO, Auckland – Serangan teror di Selandia Baru terhadap jamaah salat Jumat di masjid Al Noor dan masjid Linwood, memunculkan istilah kelompok supremasi putih atau white supremcist ke pemberitaan global. Pelaku serangan yaitu Brenton Harrison Tarrant, 28 tahun, menggunakan simbol supremasi putih dalam unggahan manifesto. Seperti dilansir Mirror, WP adalah singkatan dari white power atau kekuatan kulit putih, yang merupakan istilah lain dari supremasi kulit puith. Soal ini, Trump dikritik karena membuat pernyataan yang terkesan menganggap remeh bahaya lebih luas yang muncul dari kelompok supremasi kulit putih itu. Foto: 9NewsPernyataan itu mewakili pandangan orang-orang yang menganut supremasi kulit putih bahwa tindakan harus segera diambil jika tidak ingin ras kulit putih segera musnah akibat munculnya kelompok berwarna yang dikontrol dan dimanipulasi oleh kelompok Yahudi.
Source: Koran Tempo March 19, 2019 09:13 UTC