Pengamat terorisme dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengatakan, pelaku teror sangat rindu dengan kejayaan teroris di masa 2000-an silam. Teroris dalam melakukan tindakan sulit tercium aparat kepolisian. Selama ini teroris dalam melakukan aksinya memang sengaja membuat kepanikan masyarakat. Apalagi nantinya ada pesan dari teroris yang membuat binggung masyarakat. "Jadi memang teroris ini ingin meningkatkan tingkat ketidakpercayaan masyarakat terhadap keamanan di negara," katanya.
Source: Jawa Pos July 27, 2017 06:28 UTC