Kamis, 09 Juni 2016 | 20:34 WIBWarung di Jalan Kalianak Surabaya ini merupakan satu dari tiga lokasi penggerebekan terduga teroris oleh Densus 88 Mabes Polri pada 8 Juni 2016. (Tempo/Edwin Fajerial)TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan para tersangka yang ditangkap di Surabaya, Rabu, 8 Juni 2016, berencana meledakkan bom pada 17 Ramadan 1437 Hijriah atau 22 Juni 2016. Tiga bom yang disita polisi menunjukkan bahwa ukurannya seperti dirancang untuk bom bunuh diri. "Mereka terinspirasi seruan dari kelompok ISIS yang tersebar di media sosial," kata Boy di kantornya, Kamis, 9 Juni 2016. Mereka ingin membuat peristiwa yang mirip dengan bom di Jalan M.H.
Source: Koran Tempo June 09, 2016 13:30 UTC